Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Multitrend Indo Tbk (BABY) vs Gunawan Dianjaya Steel Tbk. (GDST)

Multitrend Indo TbkTrading
Gunawan Dianjaya Steel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Multitrend Indo Tbk dan Gunawan Dianjaya Steel Tbk.: Multitrend Indo Tbk diperdagangkan di Rp232 (kapitalisasi pasar 776,51 M, volume 24 jam 42,47 jt), sedangkan Gunawan Dianjaya Steel Tbk. diperdagangkan di Rp115 (kapitalisasi pasar 1,08 T, volume 24 jam 5 jt). Perbedaan utamanya: Gunawan Dianjaya Steel Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Multitrend Indo Tbk lebih aktif diperdagangkan (42,47 jt vs 5 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BABYGDST
Kapitalisasi Pasar
776,51 M1,08 T
Volume
42,47 jt5 jt
Lot
424,7 rb50,04 rb
Perputaran
11,16 M572,84 jt
Harga Rata-rata
262,75114,48
Nilai Transaksi
11,16 M572,84 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
274117
Volume Ekuilibrium Indikatif
90,35 rb13,2 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BABY
Lihat detail
GDST
Lihat detail

Tentang Multitrend Indo Tbk

PT Multitrend Indo Tbk ("Company") was established based on notary deed Drs. Wijanto Suwongso, SH, No. 20 dated September 7, 2004 and has beeen approved by the Ministry of Justice and Human Rights of Republic of Indonesia in its Decision Decree No. C-25996 HT.01.01.TH.2004 dated October 19 2004, and announced in the State Gazette No. 96 dated November 30, 2004, Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 11708. The Company started its commercial operations in 2004. PT Kanmo Retailindo are the parent entity and the ultimate parent of the Company.

Selengkapnya di halaman BABY

Tentang Gunawan Dianjaya Steel Tbk.

PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (the Company) was established within the Frameworkof Domestic Investment Law No. 6 year 1968 amended by the Law No. 12 year 1970 based on Notarial Deed No. 6 Jamilah Nahdi, S.H., dated April 8, 1989.

Selengkapnya di halaman GDST