Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank MNC Internasional Tbk (BABP) vs Timah Tbk. (TINS)

Bank MNC Internasional Tbk
Timah Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank MNC Internasional Tbk dan Timah Tbk.: Bank MNC Internasional Tbk diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 2,2 T, volume 24 jam 74 rb), sedangkan Timah Tbk. diperdagangkan di Rp3.440 (kapitalisasi pasar 25,84 T, volume 24 jam 24,12 jt). Perbedaan utamanya: Timah Tbk. jauh lebih besar — sekitar 11,7× kapitalisasi pasar Bank MNC Internasional Tbk, dan Timah Tbk. lebih aktif diperdagangkan (24,12 jt vs 74 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BABPTINS
Kapitalisasi Pasar
2,2 T25,84 T
Volume
74 rb24,12 jt
Lot
740241,21 rb
Perputaran
3,7 jt82,37 M
Harga Rata-rata
503.415,04
Nilai Transaksi
3,7 jt82,37 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
503.440
Volume Ekuilibrium Indikatif
123,14 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BABP
Lihat detail
TINS
Lihat detail

Tentang Bank MNC Internasional Tbk

PT Bank MNC Internasional Tbk formerly PT Bank ICB Bumiputera Tbk ( Bank) was established in Indonesia under the name PT Bank Bumiputera Indonesia under Notarial Deed No. 49 dated July 31, 1989 of Mrs. Sri Rahayu, S.H., notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman BABP

Tentang Timah Tbk.

PT Timah Tbk (Company) was officially establish by Imas Fatimah, SH by Notarial Deed No.1 dated 2 August 1976. The Company represents a merger of three Dutch Mining companies with operations in Indonesia. The Company’s registration statement in offer 50.330.000 new B class shares at par value of Rp. 500 per share in Indonesia was effective on 27 September 1995. In relation to the offering the new shares, the Government of the Republic of Indonesia also offered 125,825,000 B class shares which were represented by 12,582,500 GDR (each GDR representing 10 B class shares) to the public outside Indonesia. Gross profit for 1999 stand at Rp 751 billion, a figure 45% lower than that achieved in 1998, when gross profits reached Rp 1,362 billion.

Selengkapnya di halaman TINS