Perbedaan Alibaba Group dan Snowflake Inc: Alibaba Group diperdagangkan di $128,06 (kapitalisasi pasar $309,65B), sedangkan Snowflake Inc diperdagangkan di $335,75 (kapitalisasi pasar $116,01B). Perbedaan utamanya: Alibaba Group jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Snowflake Inc, dan Alibaba Group membagikan dividen 0,79%, sedangkan Snowflake Inc tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| BABA | SNOW | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $309,65B | $116,01B |
Volume | 18.069.938 | — |
Sektor | Consumer Cyclical | Technology |
Tertinggi 52 Minggu | $189,34 | $334,70 |
Terendah 52 Minggu | $94,83 | $121,11 |
Nilai Perusahaan | $304,43B | $115,82B |
Imbal Hasil Dividen | 0,79% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham BABA diperdagangkan di $128.41 dengan kenaikan 1.26% hari ini. Secara teknis menunjukkan sinyal bullish dengan moving averages mendukung, meskipun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Fundamental perusahaan tetap kuat dengan revenue $996.35B dan net income $130.11B pada 2025, namun terdapat kekhawatiran dari tiga kuartal berturut-turut yang meleset dari ekspektasi earnings.
Outlook jangka panjang tetap positif dengan konsensus target harga $195, namun investor perlu waspada terhadap risiko class action lawsuit yang sedang berlangsung dan volatilitas pasar China. Pertumbuhan AI dan posisi cloud yang kuat di Asia menjadi katalis potensial, tetapi tekanan regulasi dan persaingan tetap menjadi tantangan.
SNOW diperdagangkan di $330.49, naik 3.93% dalam 24 jam, dengan momentum teknis bullish dan harga mendekati level resistance $334. Perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang kuat, mencapai $3.63 miliar pada 2025, namun masih mencatatkan kerugian bersih -$1.29 miliar. Berita terbaru (Business Wire, 3 Agustus 2026) menyoroti peluncuran fitur AI baru dan jadwal rilis hasil kuartal kedua 2027 pada 2 September 2026.
Outlook positif didorong oleh konsensus analis 'Buy' 80.77% dan target harga konsensus $302.18, meski valuasi P/S 22.37 terlihat premium. Risiko utama termasuk tekanan margin, persaingan ketat, dan volatilitas pasar. Pertumbuhan pendapatan dan ekspansi platform AI menjadi katalis kunci, tetapi investor perlu memantau profitabilitas jangka panjang.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Alibaba Group Holding Ltd adalah perusahaan ecommerce online dan mobile yang meroperasikan marketplace online terbesar di China, seperti Taobao (C2C), Tmall (B2C), dan Juhuasuan. Alibaba juga terlibat dalam advertising, digital media, cloud computing, dan sebagainya.
Selengkapnya di halaman BABA →Didirikan tahun 2012, Snowflake adalah perusahaan data lake, pergudangan, dan distribusi yang telah go public tahun 2020. Sampai saat ini, mereka telah memiliki 3000 pelanggan termasuk 30% dari perusahaan Fortune 500. Data lake Snowflake menyimpan data tidak tersusun dan semi tersusun yang dapat dianalisa dan diterjemahkan dalam gudang data mereka. Distribusi data Snowflake memungkinkan perusahaan dengan mudah membeli dan mencerna data secara hampir instan dibandingkan proses biasanya yang bisa memakan waktu bulanan. Secara umum, perusahaan ini dikenal dengan solusi yang dapat di-host pada berbagai cloud publik.
Selengkapnya di halaman SNOW →