Perbedaan Aztec dan Drift: Aztec diperdagangkan di Rp215,2 (kapitalisasi pasar Rp620,2M, volume 24 jam Rp46,84M), sedangkan Drift diperdagangkan di Rp201,8 (kapitalisasi pasar Rp123,67M, volume 24 jam Rp38,48M). Perbedaan utamanya: Aztec jauh lebih besar — sekitar 5× kapitalisasi pasar Drift, dan suplai Aztec dibatasi (2,9B / 10,4B AZTEC (28%)), sedangkan Drift terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aztec selama 8 Hari dan Drift selama 13 Hari.
| AZTEC | DRIFT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp620,2M | Rp123,67M |
Volume (24h) | Rp46,84M | Rp38,48M |
Suplai yang Beredar | 2,9B / 10,4B AZTEC (28%) | 611,5M DRIFT |
Typical Hold Time | 8 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aztec adalah blockchain Layer 2 terdesentralisasi di atas Ethereum yang menghadirkan kerahasiaan terprogram untuk smart contract dan transaksi. Dirancang sebagai zkRollup, Aztec menyediakan privasi menyeluruh untuk saldo, aplikasi, dan interaksi on-chain. Platform ini menggunakan model eksekusi hibrida yang menggabungkan fungsi privat di perangkat pengguna dengan fungsi publik on-chain, didukung oleh Noir sebagai bahasa pemrograman zero-knowledge.
Selengkapnya di halaman AZTEC →Drift adalah decentralized exchange (DEX) sepenuhnya on-chain untuk trading perpetual dan spot, dibangun di atas blockchain Solana. Platform ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperdagangkan pasar pra-peluncuran maupun token yang sudah diluncurkan, dengan leverage hingga 10x. Selain stablecoin, para trader juga dapat menggunakan berbagai aset sebagai jaminan, meningkatkan efisiensi modal.
Selengkapnya di halaman DRIFT →