Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Agro Yasa Lestari TbkTrading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Agro Yasa Lestari Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Agro Yasa Lestari Tbk diperdagangkan di Rp156 (kapitalisasi pasar 131,43 M, volume 24 jam 1,4 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.260 (kapitalisasi pasar 25,8 T, volume 24 jam 10,38 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 196,3× kapitalisasi pasar Agro Yasa Lestari Tbk, dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (10,38 jt vs 1,4 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AYLSJPFA
Kapitalisasi Pasar
131,43 M25,8 T
Volume
1,4 jt10,38 jt
Lot
13,96 rb103,82 rb
Perputaran
217,77 jt23,52 M
Harga Rata-rata
155,952.265,33
Nilai Transaksi
217,77 jt23,52 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1562.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
1293,46 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AYLS
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Agro Yasa Lestari Tbk

PT. Agro Yasa Lestari Tbk ("the Company") was established based on Deed of Establishment No. 13 February 15, 2010, by Ineu Mauleni, S.H., notary in Surabaya. The company commenced commercial operations on May 21, 2010.

Selengkapnya di halaman AYLS

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA