Perbedaan Avantis dan Neon EVM: Avantis diperdagangkan di Rp1.920 (kapitalisasi pasar Rp647,99M, volume 24 jam Rp1,3T), sedangkan Neon EVM diperdagangkan di Rp247,3 (kapitalisasi pasar Rp58,93M, volume 24 jam Rp2,24M). Perbedaan utamanya: Avantis jauh lebih besar — sekitar 11× kapitalisasi pasar Neon EVM, dan suplai beredar Avantis 338,8M / 1B AVNT (34%) dibanding 239,5M / 1B NEON (24%) milik Neon EVM. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Avantis selama 22 Hari dan Neon EVM selama 19 Hari.
| AVNT | NEON | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp647,99M | Rp58,93M |
Volume (24h) | Rp1,3T | Rp2,24M |
Suplai yang Beredar | 338,8M / 1B AVNT (34%) | 239,5M / 1B NEON (24%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Avantis adalah DEX perpetual RWA terbesar di DeFi, dibangun di atas Base. Platform ini memungkinkan pengguna memperdagangkan kripto dan aset dunia nyata seperti FX, komoditas, indeks, dan ekuitas. Didukung oleh Pantera dan Coinbase, Avantis menghadirkan produk berstandar institusi dengan transparansi dan aksesibilitas DeFi, menawarkan leverage hingga 500x.
Selengkapnya di halaman AVNT →Neon EVM adalah platform smart contract di Solana yang menggunakan konsensus proof-of-history untuk keamanan tambahan. Meski kadang mengalami downtime, solusi diperkirakan dalam enam bulan. Dengan lebih dari 200 proyek yang siap diluncurkan, termasuk proyek berbasis Ethereum seperti Curve dan Sobal, Neon EVM bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan integrasi dengan alat Ethereum utama di masa depan.
Selengkapnya di halaman NEON →