Perbedaan Avalon Labs dan Nano: Avalon Labs diperdagangkan di Rp287,01 (kapitalisasi pasar Rp45,66M, volume 24 jam Rp13,63M), sedangkan Nano diperdagangkan di Rp6.635 (kapitalisasi pasar Rp894,63M, volume 24 jam Rp2,6M). Perbedaan utamanya: Nano jauh lebih besar — sekitar 19,6× kapitalisasi pasar Avalon Labs, dan suplai beredar Avalon Labs 161,7M / 1B AVL (17%) dibanding 133,2M / 133,2M XNO (100%) milik Nano. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Avalon Labs selama 9 Hari dan Nano selama 84 Hari.
| AVL | XNO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp45,66M | Rp894,63M |
Volume (24h) | Rp13,63M | Rp2,6M |
Suplai yang Beredar | 161,7M / 1B AVL (17%) | 133,2M / 133,2M XNO (100%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 84 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Avalon Labs membangun pusat keuangan on-chain untuk Bitcoin, dengan solusi seperti pinjaman berbasis BTC, stablecoin yang didukung Bitcoin, akun dengan imbal hasil, dan kartu kredit. Tujuan kami adalah menciptakan jaringan keuangan yang skalabel, transparan, dan mudah diakses, sehingga pemegang Bitcoin dapat memanfaatkan Bitcoin sebagai aset ekonomi. AVL adalah token tata kelola dalam ekosistem Avalon Labs. Kami berawal sebagai penerbit terbesar di dunia untuk posisi utang terjamin (CDP) berbasis Bitcoin, dan sejak itu berkembang ke pinjaman DeFi, model CeDeFi dengan suku bunga tetap, serta stablecoin. Pertumbuhan ini, yang didorong oleh permintaan komunitas, menempatkan Avalon sebagai pemimpin dalam keuangan on-chain. Dengan AVL, kami memberdayakan komunitas untuk berperan aktif membentuk masa depan Avalon.
Selengkapnya di halaman AVL →Nano adalah kripto ringan sekaligus platform pembayaran yang membutuhkan sumber daya minimal dan memproses transaksi tanpa biaya. Nano dirancang agar dapat memproses transaksi cepat sehingga sebagian besar transaksinya selesai dalam waktu kurang dari satu detik.
Selengkapnya di halaman XNO →