Perbedaan Avalon Labs dan Venom: Avalon Labs diperdagangkan di Rp283,42 (kapitalisasi pasar Rp45,73M, volume 24 jam Rp13,79M), sedangkan Venom diperdagangkan di Rp333,71 (kapitalisasi pasar Rp340,86M, volume 24 jam Rp2,89M). Perbedaan utamanya: Venom jauh lebih besar — sekitar 7,5× kapitalisasi pasar Avalon Labs, dan suplai beredar Avalon Labs 161,7M / 1B AVL (17%) dibanding 988,9M / 8B VENOM (13%) milik Venom. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Avalon Labs selama 9 Hari dan Venom selama 24 Hari.
| AVL | VENOM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp45,73M | Rp340,86M |
Volume (24h) | Rp13,79M | Rp2,89M |
Suplai yang Beredar | 161,7M / 1B AVL (17%) | 988,9M / 8B VENOM (13%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Avalon Labs membangun pusat keuangan on-chain untuk Bitcoin, dengan solusi seperti pinjaman berbasis BTC, stablecoin yang didukung Bitcoin, akun dengan imbal hasil, dan kartu kredit. Tujuan kami adalah menciptakan jaringan keuangan yang skalabel, transparan, dan mudah diakses, sehingga pemegang Bitcoin dapat memanfaatkan Bitcoin sebagai aset ekonomi. AVL adalah token tata kelola dalam ekosistem Avalon Labs. Kami berawal sebagai penerbit terbesar di dunia untuk posisi utang terjamin (CDP) berbasis Bitcoin, dan sejak itu berkembang ke pinjaman DeFi, model CeDeFi dengan suku bunga tetap, serta stablecoin. Pertumbuhan ini, yang didorong oleh permintaan komunitas, menempatkan Avalon sebagai pemimpin dalam keuangan on-chain. Dengan AVL, kami memberdayakan komunitas untuk berperan aktif membentuk masa depan Avalon.
Selengkapnya di halaman AVL →Venom adalah jaringan Layer 0 dan Layer 1 berbasis teknologi mesh yang mendukung platform berskala besar seperti stablecoin dan CBDC. Skalabilitas tinggi, kecepatan, dan biaya rendah membuatnya ideal untuk dApp Web3, sambil memastikan keamanan dan stabilitas sistem dengan beban tinggi.
Selengkapnya di halaman VENOM →