Perbedaan Avalon Labs dan Storj: Avalon Labs diperdagangkan di Rp287,03 (kapitalisasi pasar Rp46,2M, volume 24 jam Rp13,73M), sedangkan Storj diperdagangkan di Rp897,17 (kapitalisasi pasar Rp369,05M, volume 24 jam Rp311,81M). Perbedaan utamanya: Storj jauh lebih besar — sekitar 8× kapitalisasi pasar Avalon Labs, dan suplai Avalon Labs dibatasi (161,7M / 1B AVL (17%)), sedangkan Storj terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Avalon Labs selama 9 Hari dan Storj selama 70 Hari.
| AVL | STORJ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp46,2M | Rp369,05M |
Volume (24h) | Rp13,73M | Rp311,81M |
Suplai yang Beredar | 161,7M / 1B AVL (17%) | 425M STORJ |
Typical Hold Time | 9 Hari | 70 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Avalon Labs membangun pusat keuangan on-chain untuk Bitcoin, dengan solusi seperti pinjaman berbasis BTC, stablecoin yang didukung Bitcoin, akun dengan imbal hasil, dan kartu kredit. Tujuan kami adalah menciptakan jaringan keuangan yang skalabel, transparan, dan mudah diakses, sehingga pemegang Bitcoin dapat memanfaatkan Bitcoin sebagai aset ekonomi. AVL adalah token tata kelola dalam ekosistem Avalon Labs. Kami berawal sebagai penerbit terbesar di dunia untuk posisi utang terjamin (CDP) berbasis Bitcoin, dan sejak itu berkembang ke pinjaman DeFi, model CeDeFi dengan suku bunga tetap, serta stablecoin. Pertumbuhan ini, yang didorong oleh permintaan komunitas, menempatkan Avalon sebagai pemimpin dalam keuangan on-chain. Dengan AVL, kami memberdayakan komunitas untuk berperan aktif membentuk masa depan Avalon.
Selengkapnya di halaman AVL →STORJ, diucapkan sebagai "storage," adalah platform open-source penyimpanan cloud. Pada dasarnya, ia menggunakan jaringan node yang terdesentralisasi untuk menampung data pengguna. Platform ini juga mengamankan data yang ditampung menggunakan enkripsi tingkat lanjut.
Selengkapnya di halaman STORJ →