Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Avia Avian Tbk (AVIA) vs Sumber Mineral Global Abadi Tbk. (SMGA)

Avia Avian TbkTrading
Sumber Mineral Global Abadi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Avia Avian Tbk dan Sumber Mineral Global Abadi Tbk.: Avia Avian Tbk diperdagangkan di Rp332 (kapitalisasi pasar 20,44 T, volume 24 jam 8,58 jt), sedangkan Sumber Mineral Global Abadi Tbk. diperdagangkan di Rp75 (kapitalisasi pasar 638,75 M, volume 24 jam 6,51 jt). Perbedaan utamanya: Avia Avian Tbk jauh lebih besar — sekitar 32× kapitalisasi pasar Sumber Mineral Global Abadi Tbk., dan Avia Avian Tbk lebih aktif diperdagangkan (8,58 jt vs 6,51 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AVIASMGA
Kapitalisasi Pasar
20,44 T638,75 M
Volume
8,58 jt6,51 jt
Lot
85,83 rb65,06 rb
Perputaran
2,83 M480,2 jt
Harga Rata-rata
330,0473,81
Nilai Transaksi
2,83 M480,2 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
33275
Volume Ekuilibrium Indikatif
4,34 rb635

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AVIA
Lihat detail
SMGA
Lihat detail

Tentang Avia Avian Tbk

PT Avia Avian (the Company) is established based on Deed of Establishment No. 06 dated March 1, 1983 made by Indrawati Setiabudhi, S.H., Notary in Malang, that was amended based on Deed No. 63 dated May 23, 1983 by the same notary. The Company started its commercial operations in 1983.

Selengkapnya di halaman AVIA

Tentang Sumber Mineral Global Abadi Tbk.

PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 2 dated October 19, 2016 of Selina Bertha Eny, S.H., a notary in South Tanggerang. The Company started its commercial operations in 2016. The Company’s immediate and ultimate parententities are PT Sumber Global Energy Tbk and PT Sumbermas Inti Energi, respectively, both entities domiciled in Jakarta. The controlling interest of the Company is PT Sumber Global Energy Tbk.

Selengkapnya di halaman SMGA