Perbedaan Avalanche dan Gram: Avalanche diperdagangkan di Rp114.781 (kapitalisasi pasar Rp49,66T, volume 24 jam Rp4,4T), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.766 (kapitalisasi pasar Rp65,51T, volume 24 jam Rp682,84M). Perbedaan utamanya: Gram lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Avalanche dibatasi (431,8M / 715,7M AVAX (61%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Avalanche selama 85 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| AVAX | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp49,66T | Rp65,51T |
Volume (24h) | Rp4,4T | Rp682,84M |
Suplai yang Beredar | 431,8M / 715,7M AVAX (61%) | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 85 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Avalanche (AVAX) saat ini diperdagangkan di Rp114.763 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold. Token ini berada di zona support kritis dengan S1 di Rp110.717, sementara market cap mencapai Rp49,44T dengan 61% supply beredar. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan belakangan ini.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan, namun level oversold RSI bisa memberikan peluang bounce jangka pendek. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan tekanan regulator global terhadap crypto yang dapat mempengaruhi sentimen.
Belum ada sinyal Aura AI.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Avalanche adalah platform kontrak pintar tercepat di industri blockchain, dan memiliki validator paling banyak yang mengamankan aktivitasnya dari protokol bukti kepemilikan apa pun. Avalanche sangat cepat, berbiaya rendah, dan juga ramah lingkungan. AVAX digunakan untuk membayar biaya transaksi dan dapat di stake untuk mengamankan jaringan.
Selengkapnya di halaman AVAX →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →