Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Avalanche dan Artificial Superintelligence Alliance: Avalanche diperdagangkan di Rp115.844 (kapitalisasi pasar Rp50,22T, volume 24 jam Rp4,71T), sedangkan Artificial Superintelligence Alliance diperdagangkan di Rp2.851 (kapitalisasi pasar Rp6,39T, volume 24 jam Rp2,94T). Perbedaan utamanya: Avalanche jauh lebih besar — sekitar 7,9× kapitalisasi pasar Artificial Superintelligence Alliance, dan suplai beredar Avalanche 431,8M / 715,7M AVAX (61%) dibanding 2,2B / 2,7B FET (83%) milik Artificial Superintelligence Alliance. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Avalanche selama 83 Hari dan Artificial Superintelligence Alliance selama 59 Hari.
| AVAX | FET | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp50,22T | Rp6,39T |
Volume (24h) | Rp4,71T | Rp2,94T |
Suplai yang Beredar | 431,8M / 715,7M AVAX (61%) | 2,2B / 2,7B FET (83%) |
Typical Hold Time | 83 Hari | 59 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Avalanche (AVAX) saat ini diperdagangkan pada Rp115.971 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Harga berada di antara support S1 (Rp118.578) dan pivot point (Rp121.703), menunjukkan tekanan jual jangka pendek. Kapitalisasi pasar mencapai Rp50,22 triliun dengan 61% supply beredar. Tidak ada update protokol besar-besaran yang dilaporkan, namun ekosistem terus berkembang dengan proyek DeFi dan NFT.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan peluang rebound dari level support, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Investor harus memantau volume perdagangan dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan, serta perkembangan regulasi yang dapat mempengaruhi harga.
Token FET saat ini diperdagangkan pada Rp2.912, menunjukkan sinyal teknis bearish dengan tekanan jual dominan dari rata-rata bergerak dan osilator. Posisi harga berada di antara support S1 (Rp2.877) dan pivot point (Rp2.993), mencerminkan volatilitas tinggi dalam ekosistem kripto. Sirkulasi token mencapai 83% dari suplai maksimum 2,7 juta FET, dengan waktu hold rata-rata 59 hari yang mengindikasikan holding jangka menengah oleh investor.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko koreksi lebih lanjut, namun fundamental jaringan yang stabil memberikan dasar untuk pemulihan. Peluang utama terletak pada rebound dari level support kunci, sementara risiko termasuk volatilitas ekstrem dan tekanan jual institusional. Investor harus memantau ketat level Rp2.704 (S3) sebagai zona kritis.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Avalanche adalah platform kontrak pintar tercepat di industri blockchain, dan memiliki validator paling banyak yang mengamankan aktivitasnya dari protokol bukti kepemilikan apa pun. Avalanche sangat cepat, berbiaya rendah, dan juga ramah lingkungan. AVAX digunakan untuk membayar biaya transaksi dan dapat di stake untuk mengamankan jaringan.
Selengkapnya di halaman AVAX →Fetch.AI adalah laboratorium kecerdasan buatan (AI) yang membangun jaringan pembelajaran mesin terbuka, tanpa izin, dan terdesentralisasi dengan ekonomi kripto. Fetch.ai mendemokratisasi akses ke teknologi AI dengan jaringan trustless yang memungkinkan siapa saja dapat terhubung dan mengakses dataset yang aman dengan menggunakan AI otonom untuk menjalankan tugas-tugas yang memanfaatkan jaringan data globalnya.
Selengkapnya di halaman FET →