Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Avalanche dan DigiByte: Avalanche diperdagangkan di Rp116.150 (kapitalisasi pasar Rp50,49T, volume 24 jam Rp4,54T), sedangkan DigiByte diperdagangkan di Rp43,75 (kapitalisasi pasar Rp808,93M, volume 24 jam Rp56,21M). Perbedaan utamanya: Avalanche jauh lebih besar — sekitar 62,4× kapitalisasi pasar DigiByte, dan suplai beredar Avalanche 431,8M / 715,7M AVAX (61%) dibanding 18,4B / 21B DGB (88%) milik DigiByte. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Avalanche selama 83 Hari dan DigiByte selama 22 Hari.
| AVAX | DGB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp50,49T | Rp808,93M |
Volume (24h) | Rp4,54T | Rp56,21M |
Suplai yang Beredar | 431,8M / 715,7M AVAX (61%) | 18,4B / 21B DGB (88%) |
Typical Hold Time | 83 Hari | 22 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
AVAX saat ini diperdagangkan di Rp116.150 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Posisi harga berada di antara support S2 (Rp116.789) dan resistance R1 (Rp123.492). Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan, namun ekosistem terus berkembang dengan aktivitas developer yang stabil. Sirkulasi token mencapai 61% dari total supply maksimum 715,7 juta AVAX.
Outlook jangka pendek cenderung hati-hati karena tekanan bearish teknis, namun fundamental jaringan yang solid menawarkan potensi jangka panjang. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan ketidakpastian regulasi crypto. Investor harus memantau level support kunci dan perkembangan ekosistem.
DigiByte (DGB) menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp43,641 dan market cap Rp800,45M. Tren jangka pendek didominasi tekanan jual berdasarkan moving averages, sementara osilator netral. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem besar yang dilaporkan. Supply yang beredar mencapai 18,4M dari total 21M DGB dengan rata-rata hold time 22 hari, menunjukkan aktivitas perdagangan yang moderat.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada rebound teknis jika support kunci bertahan, namun risiko likuiditas rendah dan sentimen pasar crypto yang lesu membatasi potensi kenaikan. Investor harus waspada terhadap fluktuasi harga tajam dan kurangnya katalis fundamental dalam waktu dekat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Avalanche adalah platform kontrak pintar tercepat di industri blockchain, dan memiliki validator paling banyak yang mengamankan aktivitasnya dari protokol bukti kepemilikan apa pun. Avalanche sangat cepat, berbiaya rendah, dan juga ramah lingkungan. AVAX digunakan untuk membayar biaya transaksi dan dapat di stake untuk mengamankan jaringan.
Selengkapnya di halaman AVAX →DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →