Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Avalanche dan Shentu: Avalanche diperdagangkan di Rp115.989 (kapitalisasi pasar Rp50,18T, volume 24 jam Rp4,6T), sedangkan Shentu diperdagangkan di Rp1.849 (kapitalisasi pasar Rp299,78M, volume 24 jam Rp14,85M). Perbedaan utamanya: Avalanche jauh lebih besar — sekitar 167,4× kapitalisasi pasar Shentu, dan suplai Avalanche dibatasi (431,8M / 715,7M AVAX (61%)), sedangkan Shentu terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Avalanche selama 83 Hari dan Shentu selama 43 Hari.
| AVAX | CTK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp50,18T | Rp299,78M |
Volume (24h) | Rp4,6T | Rp14,85M |
Suplai yang Beredar | 431,8M / 715,7M AVAX (61%) | 161,2M CTK |
Typical Hold Time | 83 Hari | 43 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
AVAX saat ini diperdagangkan di Rp116.328 dengan sinyal teknis bearish didominasi moving averages. Token berada di zona support S2 Rp116.789 dengan RSI netral namun ADX menunjukkan tren kuat. Supply yang beredar mencapai 61% dari total maksimum 715,7 juta AVAX. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam analisis ini.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan tekanan jual teknis yang kuat. Peluang ada di bounce dari support Rp113.664, namun risiko volatilitas tinggi dan sentiment netral memerlukan kehati-hatian. Perhatikan level resistance kunci di Rp121.703 untuk konfirmasi reversal.
Shentu (CTK) saat ini diperdagangkan di Rp1.866 dengan kapitalisasi pasar Rp307,02 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak meskipun osilator netral. Harga berada di zona support kritis antara S1 (Rp1.914) dan S2 (Rp1.824), dengan tren jangka pendek tertekan. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan pemantauan CoinGecko per 2024-06-15.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang rebound terbatas jika harga bertahan di atas support kunci, namun investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas yang memperbesar fluktuasi harga. Risiko utama termasuk rendahnya volume perdagangan dan eksposur regulasi aset kripto di Indonesia.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Avalanche adalah platform kontrak pintar tercepat di industri blockchain, dan memiliki validator paling banyak yang mengamankan aktivitasnya dari protokol bukti kepemilikan apa pun. Avalanche sangat cepat, berbiaya rendah, dan juga ramah lingkungan. AVAX digunakan untuk membayar biaya transaksi dan dapat di stake untuk mengamankan jaringan.
Selengkapnya di halaman AVAX →Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →