Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Avalanche dan Core: Avalanche diperdagangkan di Rp116.142 (kapitalisasi pasar Rp50,43T, volume 24 jam Rp4,69T), sedangkan Core diperdagangkan di Rp444,78 (kapitalisasi pasar Rp555,96M, volume 24 jam Rp80,3M). Perbedaan utamanya: Avalanche jauh lebih besar — sekitar 90,7× kapitalisasi pasar Core, dan suplai beredar Avalanche 431,8M / 715,7M AVAX (61%) dibanding 1,2B / 2,1B CORE (60%) milik Core. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Avalanche selama 83 Hari dan Core selama 37 Hari.
| AVAX | CORE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp50,43T | Rp555,96M |
Volume (24h) | Rp4,69T | Rp80,3M |
Suplai yang Beredar | 431,8M / 715,7M AVAX (61%) | 1,2B / 2,1B CORE (60%) |
Typical Hold Time | 83 Hari | 37 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Avalanche (AVAX) saat ini diperdagangkan di Rp114.860 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator menunjukkan netral. Token ini memiliki market cap Rp49,67T dengan 61% supply beredar. Harga berada di antara support S3 (Rp113.664) dan resistance R1 (Rp123.492), menunjukkan konsolidasi dalam tren bearish jangka pendek. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan baru-baru ini.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan peluang rebound dari level support, namun risiko volatilitas tinggi tetap ada. Investor perlu memantau breakout di atas Rp123.492 untuk konfirmasi reversal, sementara break di bawah Rp113.664 dapat memperdalam koreksi.
CORE saat ini diperdagangkan di Rp439,32 dengan kapitalisasi pasar Rp558,41 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak meski osilator netral. Token berada di zona support kritis S1 (Rp438), dengan sirkulasi supply 60% dari total 2,1 juta token. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juni 2026.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support Rp428 jika level Rp438 tidak bertahan. Peluang rebound terbatas pada breakout di atas resistance Rp466, namun volume trading yang rendah dan sentimen pasar kripto global yang hati-hati membatasi potensi kenaikan. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas di pasar IDR.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Avalanche adalah platform kontrak pintar tercepat di industri blockchain, dan memiliki validator paling banyak yang mengamankan aktivitasnya dari protokol bukti kepemilikan apa pun. Avalanche sangat cepat, berbiaya rendah, dan juga ramah lingkungan. AVAX digunakan untuk membayar biaya transaksi dan dapat di stake untuk mengamankan jaringan.
Selengkapnya di halaman AVAX →CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →