Perbedaan AVA dan Virtuals Protocol: AVA diperdagangkan di Rp3.333 (kapitalisasi pasar Rp247,02M, volume 24 jam Rp157,42M), sedangkan Virtuals Protocol diperdagangkan di Rp10.652 (kapitalisasi pasar Rp7T, volume 24 jam Rp1,79T). Perbedaan utamanya: Virtuals Protocol jauh lebih besar — sekitar 28,3× kapitalisasi pasar AVA, dan suplai beredar AVA 74,4M / 100M AVA (75%) dibanding 657,9M / 1B VIRTUAL (66%) milik Virtuals Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AVA selama 24 Hari dan Virtuals Protocol selama 20 Hari.
| AVA | VIRTUAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp247,02M | Rp7T |
Volume (24h) | Rp157,42M | Rp1,79T |
Suplai yang Beredar | 74,4M / 100M AVA (75%) | 657,9M / 1B VIRTUAL (66%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Token AVA, yang dikembangkan oleh AVA Foundation, meningkatkan program loyalitas pelanggan dengan teknologi blockchain. Token ini mendukung AVA Smart Program, sistem loyalitas Web3 yang menawarkan hadiah, diskon, dan manfaat eksklusif. AVA juga dapat digunakan sebagai metode pembayaran di platform mitra serta untuk tata kelola komunitas.
Selengkapnya di halaman AVA →Virtuals Protocol (VIRTUAL) adalah mata uang kripto yang berfokus pada peningkatan pengalaman virtual dengan menggabungkan AI dan Metaverse. Ia bertindak sebagai fondasi untuk game AI yang dapat disesuaikan dan dibagikan yang dibuat oleh orang-orang. Proyek ini bertujuan untuk memadukan kecerdasan buatan (AI) dengan dunia virtual yang imersif.
Selengkapnya di halaman VIRTUAL →