Perbedaan AVA dan Synapse: AVA diperdagangkan di Rp3.295 (kapitalisasi pasar Rp245,6M, volume 24 jam Rp156,05M), sedangkan Synapse diperdagangkan di Rp1.847 (kapitalisasi pasar Rp432,39M, volume 24 jam Rp178,87M). Perbedaan utamanya: Synapse lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar AVA 74,4M / 100M AVA (75%) dibanding 233,8M / 250M SYN (94%) milik Synapse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AVA selama 24 Hari dan Synapse selama 18 Hari.
| AVA | SYN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp245,6M | Rp432,39M |
Volume (24h) | Rp156,05M | Rp178,87M |
Suplai yang Beredar | 74,4M / 100M AVA (75%) | 233,8M / 250M SYN (94%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Token AVA, yang dikembangkan oleh AVA Foundation, meningkatkan program loyalitas pelanggan dengan teknologi blockchain. Token ini mendukung AVA Smart Program, sistem loyalitas Web3 yang menawarkan hadiah, diskon, dan manfaat eksklusif. AVA juga dapat digunakan sebagai metode pembayaran di platform mitra serta untuk tata kelola komunitas.
Selengkapnya di halaman AVA →Synapse adalah protokol interoperabilitas yang dirancang untuk mengirim data arbitrer secara aman dan aman di antara blockchain. Pengguna dapat mentransfer dan menukar aset mereka di berbagai chain, termasuk ekosistem layer 1, layer 2, dan sidechain. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kompatibilitas antar-blockchain dengan membantu pengguna memindahkan aset mereka antar jaringan secara lebih efisien.
Selengkapnya di halaman SYN →