Perbedaan AVA dan MyShell: AVA diperdagangkan di Rp3.405 (kapitalisasi pasar Rp254,69M, volume 24 jam Rp162,31M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp355,48 (kapitalisasi pasar Rp145,78M, volume 24 jam Rp81,13M). Perbedaan utamanya: AVA lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar AVA 74,4M / 100M AVA (75%) dibanding 409,1M / 1B SHELL (41%) milik MyShell. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AVA selama 24 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| AVA | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp254,69M | Rp145,78M |
Volume (24h) | Rp162,31M | Rp81,13M |
Suplai yang Beredar | 74,4M / 100M AVA (75%) | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Token AVA, yang dikembangkan oleh AVA Foundation, meningkatkan program loyalitas pelanggan dengan teknologi blockchain. Token ini mendukung AVA Smart Program, sistem loyalitas Web3 yang menawarkan hadiah, diskon, dan manfaat eksklusif. AVA juga dapat digunakan sebagai metode pembayaran di platform mitra serta untuk tata kelola komunitas.
Selengkapnya di halaman AVA →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →