Perbedaan AVA dan Sahara AI: AVA diperdagangkan di Rp3.221 (kapitalisasi pasar Rp239,52M, volume 24 jam Rp159,11M), sedangkan Sahara AI diperdagangkan di Rp140,01 (kapitalisasi pasar Rp499,83M, volume 24 jam Rp111,57M). Perbedaan utamanya: Sahara AI jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar AVA, dan suplai beredar AVA 74,4M / 100M AVA (75%) dibanding 3,6B / 10B SAHARA (36%) milik Sahara AI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AVA selama 24 Hari dan Sahara AI selama 14 Hari.
| AVA | SAHARA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp239,52M | Rp499,83M |
Volume (24h) | Rp159,11M | Rp111,57M |
Suplai yang Beredar | 74,4M / 100M AVA (75%) | 3,6B / 10B SAHARA (36%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Token AVA, yang dikembangkan oleh AVA Foundation, meningkatkan program loyalitas pelanggan dengan teknologi blockchain. Token ini mendukung AVA Smart Program, sistem loyalitas Web3 yang menawarkan hadiah, diskon, dan manfaat eksklusif. AVA juga dapat digunakan sebagai metode pembayaran di platform mitra serta untuk tata kelola komunitas.
Selengkapnya di halaman AVA →Sahara AI adalah platform blockchain AI-native pertama yang memungkinkan siapa saja membuat, berkontribusi, dan memonetisasi pengembangan AI, mendorong aksesibilitas dan kesetaraan di bidang AI. Berdasarkan blockchain Sahara, platform ini menghadirkan Data Services Platform untuk pelabelan data, AI Developer Platform untuk pembuatan dan deployment model, serta pasar AI terdesentralisasi untuk membeli dan menjual dataset, model, agen, dan sumber daya komputasi.
Selengkapnya di halaman SAHARA →