Perbedaan AVA dan Propy: AVA diperdagangkan di Rp3.292 (kapitalisasi pasar Rp245,6M, volume 24 jam Rp156,05M), sedangkan Propy diperdagangkan di Rp6.072 (kapitalisasi pasar Rp597,33M, volume 24 jam Rp16,62M). Perbedaan utamanya: Propy jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar AVA, dan suplai AVA dibatasi (74,4M / 100M AVA (75%)), sedangkan Propy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AVA selama 24 Hari dan Propy selama 7 Hari.
| AVA | PRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp245,6M | Rp597,33M |
Volume (24h) | Rp156,05M | Rp16,62M |
Suplai yang Beredar | 74,4M / 100M AVA (75%) | 100M PRO |
Typical Hold Time | 24 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Token AVA, yang dikembangkan oleh AVA Foundation, meningkatkan program loyalitas pelanggan dengan teknologi blockchain. Token ini mendukung AVA Smart Program, sistem loyalitas Web3 yang menawarkan hadiah, diskon, dan manfaat eksklusif. AVA juga dapat digunakan sebagai metode pembayaran di platform mitra serta untuk tata kelola komunitas.
Selengkapnya di halaman AVA →Propy adalah platform berbasis blockchain yang mendigitalkan sertifikat properti dan mengotomatiskan transaksi melalui smart contract. Platform ini mendukung pembayaran kripto serta mengurangi risiko fraud dan proses administratif yang panjang. Token PRO digunakan untuk reward, tata kelola, dan pembayaran biaya dalam ekosistemnya.
Selengkapnya di halaman PRO →