Perbedaan AVA dan Morpho: AVA diperdagangkan di Rp3.338 (kapitalisasi pasar Rp248,11M, volume 24 jam Rp157,23M), sedangkan Morpho diperdagangkan di Rp35.457 (kapitalisasi pasar Rp18,3T, volume 24 jam Rp192,35M). Perbedaan utamanya: Morpho jauh lebih besar — sekitar 73,8× kapitalisasi pasar AVA, dan suplai beredar AVA 74,4M / 100M AVA (75%) dibanding 516,6M / 1B MORPHO (52%) milik Morpho. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AVA selama 24 Hari dan Morpho selama 16 Hari.
| AVA | MORPHO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp248,11M | Rp18,3T |
Volume (24h) | Rp157,23M | Rp192,35M |
Suplai yang Beredar | 74,4M / 100M AVA (75%) | 516,6M / 1B MORPHO (52%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 16 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Token AVA, yang dikembangkan oleh AVA Foundation, meningkatkan program loyalitas pelanggan dengan teknologi blockchain. Token ini mendukung AVA Smart Program, sistem loyalitas Web3 yang menawarkan hadiah, diskon, dan manfaat eksklusif. AVA juga dapat digunakan sebagai metode pembayaran di platform mitra serta untuk tata kelola komunitas.
Selengkapnya di halaman AVA →Morpho adalah platform terbuka, efisien, dan trustless untuk mendapatkan yield dan meminjam aset. Pemberi pinjaman dapat menggunakan Morpho Vaults untuk memaksimalkan yield, sementara peminjam dapat mengakses aset melalui Morpho Markets. Infrastruktur permissionless-nya memungkinkan pengembang dan bisnis untuk membuat pasar, mengkurasi vault, dan membangun berbagai aplikasi. Dengan kontrak yang immutable, pasar pinjaman terisolasi, suku bunga lebih baik, dan biaya gas rendah, Morpho menghadirkan platform yang efisien, fleksibel, dan ramah pengembang.
Selengkapnya di halaman MORPHO →