Perbedaan AVA dan JasmyCoin: AVA diperdagangkan di Rp3.230 (kapitalisasi pasar Rp239,91M, volume 24 jam Rp159,82M), sedangkan JasmyCoin diperdagangkan di Rp74,54 (kapitalisasi pasar Rp3,67T, volume 24 jam Rp95,73M). Perbedaan utamanya: JasmyCoin jauh lebih besar — sekitar 15,3× kapitalisasi pasar AVA, dan suplai beredar AVA 74,4M / 100M AVA (75%) dibanding 49,4B / 50B JASMY (99%) milik JasmyCoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AVA selama 24 Hari dan JasmyCoin selama 43 Hari.
| AVA | JASMY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp239,91M | Rp3,67T |
Volume (24h) | Rp159,82M | Rp95,73M |
Suplai yang Beredar | 74,4M / 100M AVA (75%) | 49,4B / 50B JASMY (99%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Token AVA, yang dikembangkan oleh AVA Foundation, meningkatkan program loyalitas pelanggan dengan teknologi blockchain. Token ini mendukung AVA Smart Program, sistem loyalitas Web3 yang menawarkan hadiah, diskon, dan manfaat eksklusif. AVA juga dapat digunakan sebagai metode pembayaran di platform mitra serta untuk tata kelola komunitas.
Selengkapnya di halaman AVA →JasmyCoin merupakan token standar ERC-20. Token ini bisa digunakan oleh sejumlah individu dan bisnis untuk mentransfer token melalui perangkat digital sebagai bukti pertukaran nilai atau pembayaran layanan. Tanpa membatasi kegunaannya, JASMY dapat memiliki berbagai tujuan.
Selengkapnya di halaman JASMY →