Perbedaan AVA dan Irys: AVA diperdagangkan di Rp3.291 (kapitalisasi pasar Rp248,11M, volume 24 jam Rp157,23M), sedangkan Irys diperdagangkan di Rp292,36 (kapitalisasi pasar Rp753,42M, volume 24 jam Rp102,01M). Perbedaan utamanya: Irys jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar AVA, dan suplai AVA dibatasi (74,4M / 100M AVA (75%)), sedangkan Irys terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AVA selama 24 Hari dan Irys selama 2 Hari.
| AVA | IRYS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp248,11M | Rp753,42M |
Volume (24h) | Rp157,23M | Rp102,01M |
Suplai yang Beredar | 74,4M / 100M AVA (75%) | 2,6B IRYS |
Typical Hold Time | 24 Hari | 2 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Token AVA, yang dikembangkan oleh AVA Foundation, meningkatkan program loyalitas pelanggan dengan teknologi blockchain. Token ini mendukung AVA Smart Program, sistem loyalitas Web3 yang menawarkan hadiah, diskon, dan manfaat eksklusif. AVA juga dapat digunakan sebagai metode pembayaran di platform mitra serta untuk tata kelola komunitas.
Selengkapnya di halaman AVA →IRYS adalah token native Irys, programmable data chain Layer 1 yang menggabungkan penyimpanan data on-chain dengan eksekusi smart contract. IrysVM memungkinkan smart contract mengakses dan berinteraksi langsung dengan data yang tersimpan untuk mendukung aplikasi seperti AI dan DeFi. IRYS digunakan untuk membayar penyimpanan data dan komputasi, mengamankan jaringan melalui staking, serta memberikan reward kepada peserta jaringan.
Selengkapnya di halaman IRYS →