Perbedaan AVA dan BounceBit: AVA diperdagangkan di Rp3.333 (kapitalisasi pasar Rp247,02M, volume 24 jam Rp157,42M), sedangkan BounceBit diperdagangkan di Rp210,05 (kapitalisasi pasar Rp252,66M, volume 24 jam Rp117,89M). Perbedaan utamanya: AVA dan BounceBit berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar AVA 74,4M / 100M AVA (75%) dibanding 1,2B / 2,1B BB (58%) milik BounceBit. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AVA selama 24 Hari dan BounceBit selama 33 Hari.
| AVA | BB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp247,02M | Rp252,66M |
Volume (24h) | Rp157,42M | Rp117,89M |
Suplai yang Beredar | 74,4M / 100M AVA (75%) | 1,2B / 2,1B BB (58%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 33 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Token AVA, yang dikembangkan oleh AVA Foundation, meningkatkan program loyalitas pelanggan dengan teknologi blockchain. Token ini mendukung AVA Smart Program, sistem loyalitas Web3 yang menawarkan hadiah, diskon, dan manfaat eksklusif. AVA juga dapat digunakan sebagai metode pembayaran di platform mitra serta untuk tata kelola komunitas.
Selengkapnya di halaman AVA →BounceBit chain, sebuah Layer 1 PoS dengan dua token yang diamankan oleh BTC dan $BB, memanfaatkan keamanan Bitcoin dengan kompatibilitas penuh EVM. Dengan merancang liquidity custody token (LCT) dan bermitra dengan CEFFU, pengguna dapat memperoleh bunga dari CeFi serta menggunakan LCT untuk restaking dan farming on-chain.
Selengkapnya di halaman BB →