Perbedaan AVA dan Lorenzo Protocol: AVA diperdagangkan di Rp3.240 (kapitalisasi pasar Rp239,52M, volume 24 jam Rp159,11M), sedangkan Lorenzo Protocol diperdagangkan di Rp660,85 (kapitalisasi pasar Rp506,18M, volume 24 jam Rp1,75T). Perbedaan utamanya: Lorenzo Protocol jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar AVA, dan suplai beredar AVA 74,4M / 100M AVA (75%) dibanding 764,9M / 2,1B BANK (37%) milik Lorenzo Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan AVA selama 24 Hari dan Lorenzo Protocol selama 3 Hari.
| AVA | BANK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp239,52M | Rp506,18M |
Volume (24h) | Rp159,11M | Rp1,75T |
Suplai yang Beredar | 74,4M / 100M AVA (75%) | 764,9M / 2,1B BANK (37%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Token AVA, yang dikembangkan oleh AVA Foundation, meningkatkan program loyalitas pelanggan dengan teknologi blockchain. Token ini mendukung AVA Smart Program, sistem loyalitas Web3 yang menawarkan hadiah, diskon, dan manfaat eksklusif. AVA juga dapat digunakan sebagai metode pembayaran di platform mitra serta untuk tata kelola komunitas.
Selengkapnya di halaman AVA →Lorenzo adalah platform manajemen aset berstandar institusional yang berfokus pada tokenisasi produk keuangan penghasil imbal hasil. Inovasi utamanya, Financial Abstraction Layer (FAL), memungkinkan penerbitan On-Chain Traded Funds (OTFs)—strategi yield ter-tokenisasi yang membuat pembiayaan aset kripto menjadi lebih mudah, efisien, dan skalabel.
Selengkapnya di halaman BANK →