Perbedaan Aurora dan Zora: Aurora diperdagangkan di Rp267,9 (kapitalisasi pasar Rp196,46M, volume 24 jam Rp5,58M), sedangkan Zora diperdagangkan di Rp85,91 (kapitalisasi pasar Rp384,89M, volume 24 jam Rp157,28M). Perbedaan utamanya: Zora lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Aurora 728M / 1B AURORA (73%) dibanding 4,5B / 10B ZORA (45%) milik Zora. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aurora selama 12 Hari dan Zora selama 14 Hari.
| AURORA | ZORA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp196,46M | Rp384,89M |
Volume (24h) | Rp5,58M | Rp157,28M |
Suplai yang Beredar | 728M / 1B AURORA (73%) | 4,5B / 10B ZORA (45%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aurora adalah platform yang membantu pengguna Ethereum dan dApp bermigrasi ke blockchain NEAR. Platform ini memungkinkan pengunggahan dan interaksi dengan smart contract Solidity, serta transfer aset termasuk token ERC-20 melalui Rainbow Bridge. Token dasar yang digunakan adalah ETH untuk meningkatkan pengalaman pengguna, sementara token AURORA berfungsi sebagai token tata kelola. Tata kelola dilakukan oleh AuroraDAO, yang melibatkan perwakilan dari berbagai sektor blockchain.
Selengkapnya di halaman AURORA →Zora adalah protokol media desentralisasi dan pasar NFT yang dibangun di atas Ethereum Layer 2 menggunakan OP Stack. Platform ini memungkinkan kreator untuk mencetak, menjual, dan menampilkan NFT secara langsung di blockchain, menawarkan platform terbuka dan transparan untuk konten digital. Zora bertujuan memberdayakan kreator dengan menyediakan alat untuk monetisasi dan keterlibatan komunitas, membuka era baru media on-chain.
Selengkapnya di halaman ZORA →