Perbedaan Aurora dan WINkLink: Aurora diperdagangkan di Rp266,46 (kapitalisasi pasar Rp193,75M, volume 24 jam Rp4,79M), sedangkan WINkLink diperdagangkan di Rp0,5527 (kapitalisasi pasar Rp549,9M, volume 24 jam Rp49,93M). Perbedaan utamanya: WINkLink jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Aurora, dan suplai beredar Aurora 727,7M / 1B AURORA (73%) dibanding 993,7B / 993,7B WIN (100%) milik WINkLink. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aurora selama 12 Hari dan WINkLink selama 60 Hari.
| AURORA | WIN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp193,75M | Rp549,9M |
Volume (24h) | Rp4,79M | Rp49,93M |
Suplai yang Beredar | 727,7M / 1B AURORA (73%) | 993,7B / 993,7B WIN (100%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 60 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aurora adalah platform yang membantu pengguna Ethereum dan dApp bermigrasi ke blockchain NEAR. Platform ini memungkinkan pengunggahan dan interaksi dengan smart contract Solidity, serta transfer aset termasuk token ERC-20 melalui Rainbow Bridge. Token dasar yang digunakan adalah ETH untuk meningkatkan pengalaman pengguna, sementara token AURORA berfungsi sebagai token tata kelola. Tata kelola dilakukan oleh AuroraDAO, yang melibatkan perwakilan dari berbagai sektor blockchain.
Selengkapnya di halaman AURORA →WINkLink adalah proyek oracle terdesentralisasi yang berjalan pada jaringan TRON. WINkLink memastikan keamanan seluruh prosedur eksekusi kontrak pintar, termasuk memperoleh data dari sumber off-chain.
Selengkapnya di halaman WIN →