Perbedaan Aurora dan Velo: Aurora diperdagangkan di Rp270,35 (kapitalisasi pasar Rp197,01M, volume 24 jam Rp5,95M), sedangkan Velo diperdagangkan di Rp57,47 (kapitalisasi pasar Rp1,01T, volume 24 jam Rp20,13M). Perbedaan utamanya: Velo jauh lebih besar — sekitar 5,1× kapitalisasi pasar Aurora, dan suplai beredar Aurora 728M / 1B AURORA (73%) dibanding 17,6B / 24B VELO (74%) milik Velo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aurora selama 12 Hari dan Velo selama 28 Hari.
| AURORA | VELO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp197,01M | Rp1,01T |
Volume (24h) | Rp5,95M | Rp20,13M |
Suplai yang Beredar | 728M / 1B AURORA (73%) | 17,6B / 24B VELO (74%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aurora adalah platform yang membantu pengguna Ethereum dan dApp bermigrasi ke blockchain NEAR. Platform ini memungkinkan pengunggahan dan interaksi dengan smart contract Solidity, serta transfer aset termasuk token ERC-20 melalui Rainbow Bridge. Token dasar yang digunakan adalah ETH untuk meningkatkan pengalaman pengguna, sementara token AURORA berfungsi sebagai token tata kelola. Tata kelola dilakukan oleh AuroraDAO, yang melibatkan perwakilan dari berbagai sektor blockchain.
Selengkapnya di halaman AURORA →Velo Labs sedang membangun jaringan bursa kredit federasi yang unik. Jaringan ini didukung oleh Velo Protocol, yang merupakan protokol keuangan blockchain yang memungkinkan penerbitan kredit digital dan transfer aset tanpa batas untuk bisnis yang menggunakan sistem kontrak pintar. Misi inti proyek ini adalah memungkinkan para mitra untuk mentransfer nilai secara aman dan terjamin antara satu sama lain secara tepat waktu dan transparan.
Selengkapnya di halaman VELO →