Perbedaan Aurora dan Tria: Aurora diperdagangkan di Rp269,82 (kapitalisasi pasar Rp196,46M, volume 24 jam Rp5,58M), sedangkan Tria diperdagangkan di Rp149,33 (kapitalisasi pasar Rp321,72M, volume 24 jam Rp36,19M). Perbedaan utamanya: Tria lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Aurora 728M / 1B AURORA (73%) dibanding 2,2B / 10B TRIA (22%) milik Tria. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aurora selama 12 Hari dan Tria selama 4 Hari.
| AURORA | TRIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp196,46M | Rp321,72M |
Volume (24h) | Rp5,58M | Rp36,19M |
Suplai yang Beredar | 728M / 1B AURORA (73%) | 2,2B / 10B TRIA (22%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aurora adalah platform yang membantu pengguna Ethereum dan dApp bermigrasi ke blockchain NEAR. Platform ini memungkinkan pengunggahan dan interaksi dengan smart contract Solidity, serta transfer aset termasuk token ERC-20 melalui Rainbow Bridge. Token dasar yang digunakan adalah ETH untuk meningkatkan pengalaman pengguna, sementara token AURORA berfungsi sebagai token tata kelola. Tata kelola dilakukan oleh AuroraDAO, yang melibatkan perwakilan dari berbagai sektor blockchain.
Selengkapnya di halaman AURORA →Tria adalah neobank crypto berbasis self-custody dengan mesin routing lintas chain yang memungkinkan aktivitas belanja, trading, dan earning dalam satu aplikasi. Platform ini mengatasi fragmentasi blockchain melalui teknologi BestPath yang mendukung transaksi tanpa gas dan tanpa bridging langsung dari wallet pengguna. Token TRIA digunakan untuk reward, akses layanan, dan partisipasi governance.
Selengkapnya di halaman TRIA →