Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Aurora dan Oasis Network: Aurora diperdagangkan di Rp390,43 (kapitalisasi pasar Rp284,41M, volume 24 jam Rp13,59M), sedangkan Oasis Network diperdagangkan di Rp101,78 (kapitalisasi pasar Rp810,55M, volume 24 jam Rp36,54M). Perbedaan utamanya: Oasis Network jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Aurora, dan suplai beredar Aurora 718,9M / 1B AURORA (72%) dibanding 7,9B / 10B ROSE (80%) milik Oasis Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aurora selama 11 Hari dan Oasis Network selama 58 Hari.
| AURORA | ROSE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp284,41M | Rp810,55M |
Volume (24h) | Rp13,59M | Rp36,54M |
Suplai yang Beredar | 718,9M / 1B AURORA (72%) | 7,9B / 10B ROSE (80%) |
Typical Hold Time | 11 Hari | 58 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Aurora (AURORA) saat ini diperdagangkan pada Rp431,65 dengan kapitalisasi pasar Rp309,5 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish secara keseluruhan. Token berada di zona support kritis, dengan level support terdekat di Rp425 dan resistance di Rp442. Sirkulasi token mencapai 72% dari total supply 1 juta AURORA. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support, sementara risiko utama mencakup likuiditas terbatas dan sentimen bearish yang kuat di pasar kripto. Investor harus waspada terhadap volatilitas ekstrem yang khas untuk aset dengan kapitalisasi kecil.
Token ROSE (Oasis Network) saat ini diperdagangkan di zona Rp101.931 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Market cap mencapai Rp820,76M dengan sirkulasi token 80%. Harga berada di dekat support S1 (Rp102) setelah penurunan tren jangka pendek. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan baru-baru ini, namun ekosistem blockchain terus berkembang dengan fokus pada privasi dan skalabilitas.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dominan dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang ada jika harga memantul dari support kuat, tetapi investor harus waspada terhadap sinyal bearish yang konsisten dan likuiditas terbatas di pasar kripto Indonesia. Risiko utama termasuk fluktuasi pasar kripto global dan regulasi yang belum jelas.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aurora adalah platform yang membantu pengguna Ethereum dan dApp bermigrasi ke blockchain NEAR. Platform ini memungkinkan pengunggahan dan interaksi dengan smart contract Solidity, serta transfer aset termasuk token ERC-20 melalui Rainbow Bridge. Token dasar yang digunakan adalah ETH untuk meningkatkan pengalaman pengguna, sementara token AURORA berfungsi sebagai token tata kelola. Tata kelola dilakukan oleh AuroraDAO, yang melibatkan perwakilan dari berbagai sektor blockchain.
Selengkapnya di halaman AURORA →Oasis adalah jaringan blockchain layer-1 yang mengutamakan privasi dan mampu diperluas. Jaringan ini menyatukan kapasitas data yang tinggi dan gas fee yang rendah dengan arsitektur yang aman untuk Web3 generasi berikutnya dan akan mendukung DeFi, GameFi, NFTs, Metaverse, tokenisasi data, dan DAO data.
Selengkapnya di halaman ROSE →