Perbedaan Aurora dan Request: Aurora diperdagangkan di Rp267,35 (kapitalisasi pasar Rp193,59M, volume 24 jam Rp4,91M), sedangkan Request diperdagangkan di Rp923,5 (kapitalisasi pasar Rp736,02M, volume 24 jam Rp15,21M). Perbedaan utamanya: Request jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Aurora, dan suplai Aurora dibatasi (727,7M / 1B AURORA (73%)), sedangkan Request terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aurora selama 12 Hari dan Request selama 38 Hari.
| AURORA | REQ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp193,59M | Rp736,02M |
Volume (24h) | Rp4,91M | Rp15,21M |
Suplai yang Beredar | 727,7M / 1B AURORA (73%) | 796,7M REQ |
Typical Hold Time | 12 Hari | 38 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Aurora adalah platform yang membantu pengguna Ethereum dan dApp bermigrasi ke blockchain NEAR. Platform ini memungkinkan pengunggahan dan interaksi dengan smart contract Solidity, serta transfer aset termasuk token ERC-20 melalui Rainbow Bridge. Token dasar yang digunakan adalah ETH untuk meningkatkan pengalaman pengguna, sementara token AURORA berfungsi sebagai token tata kelola. Tata kelola dilakukan oleh AuroraDAO, yang melibatkan perwakilan dari berbagai sektor blockchain.
Selengkapnya di halaman AURORA →Token Request (REQ), diluncurkan pada tahun 2017, memastikan kinerja dan stabilitas jaringan Rquest. Jaringan Request itu sendiri adalah sistem pembayaran terdesentralisasi berbasis Ethereum di mana dan siapa pun dapat meminta pembayaran dan menerima uang melalui cara yang aman.
Selengkapnya di halaman REQ →