Perbedaan Aurora dan Initia: Aurora diperdagangkan di Rp266,34 (kapitalisasi pasar Rp193,59M, volume 24 jam Rp4,96M), sedangkan Initia diperdagangkan di Rp921,58 (kapitalisasi pasar Rp189,35M, volume 24 jam Rp35,54M). Perbedaan utamanya: Aurora dan Initia berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Aurora 727,7M / 1B AURORA (73%) dibanding 204,7M / 1B INIT (21%) milik Initia. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aurora selama 12 Hari dan Initia selama 18 Hari.
| AURORA | INIT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp193,59M | Rp189,35M |
Volume (24h) | Rp4,96M | Rp35,54M |
Suplai yang Beredar | 727,7M / 1B AURORA (73%) | 204,7M / 1B INIT (21%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aurora adalah platform yang membantu pengguna Ethereum dan dApp bermigrasi ke blockchain NEAR. Platform ini memungkinkan pengunggahan dan interaksi dengan smart contract Solidity, serta transfer aset termasuk token ERC-20 melalui Rainbow Bridge. Token dasar yang digunakan adalah ETH untuk meningkatkan pengalaman pengguna, sementara token AURORA berfungsi sebagai token tata kelola. Tata kelola dilakukan oleh AuroraDAO, yang melibatkan perwakilan dari berbagai sektor blockchain.
Selengkapnya di halaman AURORA →Initia adalah jaringan untuk rollup yang saling terhubung, menggabungkan blockchain Layer 1 dengan sistem appchain yang dapat dikustomisasi. Framework rollup milik Initia yang bersifat opinionated memungkinkan tim pengembang membangun blockchain khusus aplikasi dengan fleksibilitas penuh, sekaligus menerapkan standar bersama di seluruh ekosistem—mewujudkan dunia multichain yang terpadu.
Selengkapnya di halaman INIT →