Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Aurora dan Gram: Aurora diperdagangkan di Rp388,31 (kapitalisasi pasar Rp281,21M, volume 24 jam Rp14,19M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp28.448 (kapitalisasi pasar Rp77,61T, volume 24 jam Rp1,84T). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 276× kapitalisasi pasar Aurora, dan suplai Aurora dibatasi (718,9M / 1B AURORA (72%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aurora selama 11 Hari dan Gram selama 0 Hari.
| AURORA | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp281,21M | Rp77,61T |
Volume (24h) | Rp14,19M | Rp1,84T |
Suplai yang Beredar | 718,9M / 1B AURORA (72%) | 2,7B GRAM |
Typical Hold Time | 11 Hari | 0 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Aurora (AURORA) saat ini diperdagangkan pada Rp431,65 dengan kapitalisasi pasar Rp309,5 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish secara keseluruhan. Token berada di zona support kritis, dengan level support terdekat di Rp425 dan resistance di Rp442. Sirkulasi token mencapai 72% dari total supply 1 juta AURORA. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support, sementara risiko utama mencakup likuiditas terbatas dan sentimen bearish yang kuat di pasar kripto. Investor harus waspada terhadap volatilitas ekstrem yang khas untuk aset dengan kapitalisasi kecil.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp28.713 dengan kapitalisasi pasar Rp77,12 triliun. Sinyal teknis menunjukkan netral dengan indikator moving average dan osilator yang berimbang. Harga berada di antara support S1 (Rp27.967) dan pivot point (Rp30.153), mengindikasikan konsolidasi jangka pendek. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan netral dengan potensi breakout jika harga mampu menembus resistance R1 (Rp31.301). Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan keterbatasan data fundamental. Investor perlu memantau volume perdagangan dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi arah tren selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Aurora adalah platform yang membantu pengguna Ethereum dan dApp bermigrasi ke blockchain NEAR. Platform ini memungkinkan pengunggahan dan interaksi dengan smart contract Solidity, serta transfer aset termasuk token ERC-20 melalui Rainbow Bridge. Token dasar yang digunakan adalah ETH untuk meningkatkan pengalaman pengguna, sementara token AURORA berfungsi sebagai token tata kelola. Tata kelola dilakukan oleh AuroraDAO, yang melibatkan perwakilan dari berbagai sektor blockchain.
Selengkapnya di halaman AURORA →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →