Perbedaan Aurora dan Centrifuge: Aurora diperdagangkan di Rp267,9 (kapitalisasi pasar Rp196,46M, volume 24 jam Rp5,58M), sedangkan Centrifuge diperdagangkan di Rp2.693 (kapitalisasi pasar Rp1,56T, volume 24 jam Rp76,9M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 7,9× kapitalisasi pasar Aurora, dan suplai Aurora dibatasi (728M / 1B AURORA (73%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Aurora selama 12 Hari dan Centrifuge selama 5 Hari.
| AURORA | CFG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp196,46M | Rp1,56T |
Volume (24h) | Rp5,58M | Rp76,9M |
Suplai yang Beredar | 728M / 1B AURORA (73%) | 577,2M CFG |
Typical Hold Time | 12 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Aurora adalah platform yang membantu pengguna Ethereum dan dApp bermigrasi ke blockchain NEAR. Platform ini memungkinkan pengunggahan dan interaksi dengan smart contract Solidity, serta transfer aset termasuk token ERC-20 melalui Rainbow Bridge. Token dasar yang digunakan adalah ETH untuk meningkatkan pengalaman pengguna, sementara token AURORA berfungsi sebagai token tata kelola. Tata kelola dilakukan oleh AuroraDAO, yang melibatkan perwakilan dari berbagai sektor blockchain.
Selengkapnya di halaman AURORA →Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →