Perbedaan Audius dan Zora: Audius diperdagangkan di Rp212,53 (kapitalisasi pasar Rp307,14M, volume 24 jam Rp40,55M), sedangkan Zora diperdagangkan di Rp86,14 (kapitalisasi pasar Rp385,68M, volume 24 jam Rp158,4M). Perbedaan utamanya: Zora lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Zora dibatasi (4,5B / 10B ZORA (45%)), sedangkan Audius terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Audius selama 60 Hari dan Zora selama 14 Hari.
| AUDIO | ZORA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp307,14M | Rp385,68M |
Volume (24h) | Rp40,55M | Rp158,4M |
Suplai yang Beredar | 1,4B AUDIO | 4,5B / 10B ZORA (45%) |
Typical Hold Time | 60 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Audius (AUDIO) adalah protokol streaming musik terdesentralisasi yang awalnya dibangun di jaringan POA, tetapi sekarang dibangun di jaringan Solana. Audius bertujuan untuk menyelaraskan minat artis, penggemar, dan operator node melalui platformnya yang didukung oleh token AUDIO. Artis dapat mengunggah musik, disimpan dan didistribusikan oleh konten, yang dapat didengarkan penggemar secara gratis.
Selengkapnya di halaman AUDIO →Zora adalah protokol media desentralisasi dan pasar NFT yang dibangun di atas Ethereum Layer 2 menggunakan OP Stack. Platform ini memungkinkan kreator untuk mencetak, menjual, dan menampilkan NFT secara langsung di blockchain, menawarkan platform terbuka dan transparan untuk konten digital. Zora bertujuan memberdayakan kreator dengan menyediakan alat untuk monetisasi dan keterlibatan komunitas, membuka era baru media on-chain.
Selengkapnya di halaman ZORA →