Perbedaan Audius dan Zama: Audius diperdagangkan di Rp212,68 (kapitalisasi pasar Rp307,13M, volume 24 jam Rp40,22M), sedangkan Zama diperdagangkan di Rp862,33 (kapitalisasi pasar Rp1,88T, volume 24 jam Rp290,14M). Perbedaan utamanya: Zama jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar Audius, dan suplai beredar Audius 1,4B AUDIO dibanding 2,2B ZAMA milik Zama. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Audius selama 60 Hari dan Zama selama 3 Hari.
| AUDIO | ZAMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp307,13M | Rp1,88T |
Volume (24h) | Rp40,22M | Rp290,14M |
Suplai yang Beredar | 1,4B AUDIO | 2,2B ZAMA |
Typical Hold Time | 60 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Audius (AUDIO) adalah protokol streaming musik terdesentralisasi yang awalnya dibangun di jaringan POA, tetapi sekarang dibangun di jaringan Solana. Audius bertujuan untuk menyelaraskan minat artis, penggemar, dan operator node melalui platformnya yang didukung oleh token AUDIO. Artis dapat mengunggah musik, disimpan dan didistribusikan oleh konten, yang dapat didengarkan penggemar secara gratis.
Selengkapnya di halaman AUDIO →Zama adalah protokol kriptografi yang memungkinkan smart contract rahasia dan transaksi aset terenkripsi di blockchain publik. Didukung oleh Fully Homomorphic Encryption (FHE), protokol ini memungkinkan komputasi pada data terenkripsi dengan tetap dapat diverifikasi. Zama berfungsi sebagai lapisan lintas chain yang terintegrasi dengan L1 dan L2 untuk menambahkan privasi terprogram pada aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman ZAMA →