Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Audius dan TAC Protocol: Audius diperdagangkan di Rp243,75 (kapitalisasi pasar Rp352,1M, volume 24 jam Rp500,78M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp48,06 (kapitalisasi pasar Rp227,94M, volume 24 jam Rp679,27M). Perbedaan utamanya: Audius lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Audius 1,4B AUDIO dibanding 4,7B TAC milik TAC Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Audius selama 58 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.
| AUDIO | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp352,1M | Rp227,94M |
Volume (24h) | Rp500,78M | Rp679,27M |
Suplai yang Beredar | 1,4B AUDIO | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 58 Hari | 4 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
AUDIO saat ini diperdagangkan di zona Rp247,52 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token ini menunjukkan tekanan jual jangka pendek dengan RSI 6 hari di level overbought 77,56. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa minggu terakhir. Market cap mencapai Rp357,25 juta dengan supply beredar 1,4 juta token.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan pada volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum teknis jika berhasil tembus resistance Rp255, sementara risiko likuiditas rendah dan sentimen pasar crypto yang lesu perlu diwaspadai. Hold time rata-rata 58 hari menunjukkan holding pattern jangka menengah.
TAC Protocol saat ini diperdagangkan pada harga Rp80,643 dengan kapitalisasi pasar Rp369,05 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan osilator. Token ini memiliki waktu tahan rata-rata 4 hari, dengan RSI_6 di level 3,50 yang mengindikasikan kondisi oversold. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data yang tersedia.
Outlook keseluruhan tetap bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level oversold, sementara risiko utama mencakup likuiditas terbatas, tekanan jual berkelanjutan, dan kurangnya perkembangan fundamental yang dapat mendukung pemulihan harga.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Audius (AUDIO) adalah protokol streaming musik terdesentralisasi yang awalnya dibangun di jaringan POA, tetapi sekarang dibangun di jaringan Solana. Audius bertujuan untuk menyelaraskan minat artis, penggemar, dan operator node melalui platformnya yang didukung oleh token AUDIO. Artis dapat mengunggah musik, disimpan dan didistribusikan oleh konten, yang dapat didengarkan penggemar secara gratis.
Selengkapnya di halaman AUDIO →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →