Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Audius dan Subsquid: Audius diperdagangkan di Rp244,26 (kapitalisasi pasar Rp352,1M, volume 24 jam Rp500,78M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp547,21 (kapitalisasi pasar Rp545,58M, volume 24 jam Rp90,08M). Perbedaan utamanya: Subsquid lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Subsquid dibatasi (1B / 1,3B SQD (76%)), sedangkan Audius terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Audius selama 58 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| AUDIO | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp352,1M | Rp545,58M |
Volume (24h) | Rp500,78M | Rp90,08M |
Suplai yang Beredar | 1,4B AUDIO | 1B / 1,3B SQD (76%) |
Typical Hold Time | 58 Hari | 8 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
AUDIO saat ini diperdagangkan di zona Rp247,52 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token ini menunjukkan tekanan jual jangka pendek dengan RSI 6 hari di level overbought 77,56. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa minggu terakhir. Market cap mencapai Rp357,25 juta dengan supply beredar 1,4 juta token.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan pada volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum teknis jika berhasil tembus resistance Rp255, sementara risiko likuiditas rendah dan sentimen pasar crypto yang lesu perlu diwaspadai. Hold time rata-rata 58 hari menunjukkan holding pattern jangka menengah.
Subsquid menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp532,01 dan market cap Rp532,79 juta. RSI sangat oversold namun moving averages mengonfirmasi tren turun. Tokenomics menunjukkan 76% supply beredar dengan hold time 8 hari, mengindikasikan aktivitas perdagangan aktif meski dalam kondisi tekanan jual.
Outlook: Risiko dominan dengan momentum bearish kuat, namun kondisi oversold berpotensi rebound teknis. Perhatian pada support kritis Rp480 dan resistance Rp550. Fundamental terbatas tanpa update protokol terkini meningkatkan ketergantungan pada faktor teknis dan sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Audius (AUDIO) adalah protokol streaming musik terdesentralisasi yang awalnya dibangun di jaringan POA, tetapi sekarang dibangun di jaringan Solana. Audius bertujuan untuk menyelaraskan minat artis, penggemar, dan operator node melalui platformnya yang didukung oleh token AUDIO. Artis dapat mengunggah musik, disimpan dan didistribusikan oleh konten, yang dapat didengarkan penggemar secara gratis.
Selengkapnya di halaman AUDIO →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →