Perbedaan Audius dan Request: Audius diperdagangkan di Rp215,91 (kapitalisasi pasar Rp312,81M, volume 24 jam Rp86,5M), sedangkan Request diperdagangkan di Rp928,91 (kapitalisasi pasar Rp742,81M, volume 24 jam Rp15,74M). Perbedaan utamanya: Request jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Audius, dan suplai beredar Audius 1,4B AUDIO dibanding 796,7M REQ milik Request. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Audius selama 59 Hari dan Request selama 38 Hari.
| AUDIO | REQ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp312,81M | Rp742,81M |
Volume (24h) | Rp86,5M | Rp15,74M |
Suplai yang Beredar | 1,4B AUDIO | 796,7M REQ |
Typical Hold Time | 59 Hari | 38 Hari |
Audius (AUDIO) adalah protokol streaming musik terdesentralisasi yang awalnya dibangun di jaringan POA, tetapi sekarang dibangun di jaringan Solana. Audius bertujuan untuk menyelaraskan minat artis, penggemar, dan operator node melalui platformnya yang didukung oleh token AUDIO. Artis dapat mengunggah musik, disimpan dan didistribusikan oleh konten, yang dapat didengarkan penggemar secara gratis.
Selengkapnya di halaman AUDIO →Token Request (REQ), diluncurkan pada tahun 2017, memastikan kinerja dan stabilitas jaringan Rquest. Jaringan Request itu sendiri adalah sistem pembayaran terdesentralisasi berbasis Ethereum di mana dan siapa pun dapat meminta pembayaran dan menerima uang melalui cara yang aman.
Selengkapnya di halaman REQ →