Perbedaan Audius dan QuarkChain: Audius diperdagangkan di Rp212,25 (kapitalisasi pasar Rp307,13M, volume 24 jam Rp40,22M), sedangkan QuarkChain diperdagangkan di Rp36,19 (kapitalisasi pasar Rp265,28M, volume 24 jam Rp29,1M). Perbedaan utamanya: Audius lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Audius 1,4B AUDIO dibanding 7,3B QKC milik QuarkChain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Audius selama 60 Hari dan QuarkChain selama 34 Hari.
| AUDIO | QKC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp307,13M | Rp265,28M |
Volume (24h) | Rp40,22M | Rp29,1M |
Suplai yang Beredar | 1,4B AUDIO | 7,3B QKC |
Typical Hold Time | 60 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Audius (AUDIO) adalah protokol streaming musik terdesentralisasi yang awalnya dibangun di jaringan POA, tetapi sekarang dibangun di jaringan Solana. Audius bertujuan untuk menyelaraskan minat artis, penggemar, dan operator node melalui platformnya yang didukung oleh token AUDIO. Artis dapat mengunggah musik, disimpan dan didistribusikan oleh konten, yang dapat didengarkan penggemar secara gratis.
Selengkapnya di halaman AUDIO →Jaringan QuarkChain adalah arsitektur blockchain terbuka yang bertujuan untuk memenuhi standar komersial global. Jaringan ini menyediakan solusi blockchain yang aman, terdesentralisasi, dan skalabel untuk mencapai lebih dari 100.000 TPS on-chain.
Selengkapnya di halaman QKC →