Perbedaan Audius dan PowerLedger: Audius diperdagangkan di Rp212,72 (kapitalisasi pasar Rp308,41M, volume 24 jam Rp41,21M), sedangkan PowerLedger diperdagangkan di Rp664,25 (kapitalisasi pasar Rp377,18M, volume 24 jam Rp23,42M). Perbedaan utamanya: PowerLedger lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Audius 1,4B AUDIO dibanding 568,2M POWR milik PowerLedger. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Audius selama 60 Hari dan PowerLedger selama 77 Hari.
| AUDIO | POWR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp308,41M | Rp377,18M |
Volume (24h) | Rp41,21M | Rp23,42M |
Suplai yang Beredar | 1,4B AUDIO | 568,2M POWR |
Typical Hold Time | 60 Hari | 77 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Audius (AUDIO) adalah protokol streaming musik terdesentralisasi yang awalnya dibangun di jaringan POA, tetapi sekarang dibangun di jaringan Solana. Audius bertujuan untuk menyelaraskan minat artis, penggemar, dan operator node melalui platformnya yang didukung oleh token AUDIO. Artis dapat mengunggah musik, disimpan dan didistribusikan oleh konten, yang dapat didengarkan penggemar secara gratis.
Selengkapnya di halaman AUDIO →Powerledger (POWR) adalah perusahaan teknologi yang membangun perangkat lunak untuk pasar energi terdistribusi dan terdesentralisasi untuk masa depan yang berkelanjutan. POWR telah mengembangkan platform berbasis blockchain yang memungkinkan pelacakan dan perdagangan energi, layanan fleksibilitas, dan komoditas lingkungan.
Selengkapnya di halaman POWR →