Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Audius dan Ordinals: Audius diperdagangkan di Rp245,04 (kapitalisasi pasar Rp352,1M, volume 24 jam Rp500,78M), sedangkan Ordinals diperdagangkan di Rp63.530 (kapitalisasi pasar Rp1,34T, volume 24 jam Rp382,77M). Perbedaan utamanya: Ordinals jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Audius, dan suplai Ordinals dibatasi (21M / 21M ORDI (100%)), sedangkan Audius terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Audius selama 58 Hari dan Ordinals selama 35 Hari.
| AUDIO | ORDI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp352,1M | Rp1,34T |
Volume (24h) | Rp500,78M | Rp382,77M |
Suplai yang Beredar | 1,4B AUDIO | 21M / 21M ORDI (100%) |
Typical Hold Time | 58 Hari | 35 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
AUDIO saat ini diperdagangkan di zona Rp247,52 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token ini menunjukkan tekanan jual jangka pendek dengan RSI 6 hari di level overbought 77,56. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa minggu terakhir. Market cap mencapai Rp357,25 juta dengan supply beredar 1,4 juta token.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan pada volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum teknis jika berhasil tembus resistance Rp255, sementara risiko likuiditas rendah dan sentimen pasar crypto yang lesu perlu diwaspadai. Hold time rata-rata 58 hari menunjukkan holding pattern jangka menengah.
ORDI menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp60.980, didukung oleh moving averages yang kuat (9 buy vs 4 sell). Token telah mencapai sirkulasi penuh 21 juta dengan hold time rata-rata 35 hari. Meskipun osilator netral, indikator ADX mengonfirmasi tren kuat. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan akhir-akhir ini.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum teknis, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas kripto tinggi dan ketergantungan pada sentimen pasar. Peluang terletak pada breakout di atas resistance Rp64.066, sementara risiko termasuk tekanan regulator dan likuiditas terbatas di pasar IDR.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Audius (AUDIO) adalah protokol streaming musik terdesentralisasi yang awalnya dibangun di jaringan POA, tetapi sekarang dibangun di jaringan Solana. Audius bertujuan untuk menyelaraskan minat artis, penggemar, dan operator node melalui platformnya yang didukung oleh token AUDIO. Artis dapat mengunggah musik, disimpan dan didistribusikan oleh konten, yang dapat didengarkan penggemar secara gratis.
Selengkapnya di halaman AUDIO →Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →