Perbedaan Audius dan Numeraire: Audius diperdagangkan di Rp212,18 (kapitalisasi pasar Rp308,41M, volume 24 jam Rp41,21M), sedangkan Numeraire diperdagangkan di Rp145.536 (kapitalisasi pasar Rp1,09T, volume 24 jam Rp101,74M). Perbedaan utamanya: Numeraire jauh lebih besar — sekitar 3,5× kapitalisasi pasar Audius, dan suplai Numeraire dibatasi (7,4M / 11M NMR (68%)), sedangkan Audius terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Audius selama 60 Hari dan Numeraire selama 32 Hari.
| AUDIO | NMR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp308,41M | Rp1,09T |
Volume (24h) | Rp41,21M | Rp101,74M |
Suplai yang Beredar | 1,4B AUDIO | 7,4M / 11M NMR (68%) |
Typical Hold Time | 60 Hari | 32 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Audius (AUDIO) adalah protokol streaming musik terdesentralisasi yang awalnya dibangun di jaringan POA, tetapi sekarang dibangun di jaringan Solana. Audius bertujuan untuk menyelaraskan minat artis, penggemar, dan operator node melalui platformnya yang didukung oleh token AUDIO. Artis dapat mengunggah musik, disimpan dan didistribusikan oleh konten, yang dapat didengarkan penggemar secara gratis.
Selengkapnya di halaman AUDIO →Numerai adalah platform yang berbasis di Ethereum yang memungkinkan pengembang dan data scientist untuk bereksperimen dan membuat model machine learning dengan keandalan yang lebih baik. Token NMR diberikan kepada para data scientist yang modelnya berkinerja baik di turnamen Numerai. Artinya, nilai token akan naik ketika semakin banyak orang masuk dan ikut berkompetisi dalam turnamen. Model dalam turnamen ini juga memungkinkan Numerai untuk berpartisipasi secara aktif dalam trading pasar saham berdasarkan hasil dari proyek yang terlibat.
Selengkapnya di halaman NMR →