Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Audius dan Meteora: Audius diperdagangkan di Rp245,52 (kapitalisasi pasar Rp351,45M, volume 24 jam Rp525,51M), sedangkan Meteora diperdagangkan di Rp2.740 (kapitalisasi pasar Rp1,47T, volume 24 jam Rp283,74M). Perbedaan utamanya: Meteora jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Audius, dan suplai Meteora dibatasi (530,9M / 1B MET (54%)), sedangkan Audius terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Audius selama 58 Hari dan Meteora selama 7 Hari.
| AUDIO | MET | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp351,45M | Rp1,47T |
Volume (24h) | Rp525,51M | Rp283,74M |
Suplai yang Beredar | 1,4B AUDIO | 530,9M / 1B MET (54%) |
Typical Hold Time | 58 Hari | 7 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
AUDIO saat ini diperdagangkan di zona Rp247,52 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token ini menunjukkan tekanan jual jangka pendek dengan RSI 6 hari di level overbought 77,56. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa minggu terakhir. Market cap mencapai Rp357,25 juta dengan supply beredar 1,4 juta token.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan pada volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum teknis jika berhasil tembus resistance Rp255, sementara risiko likuiditas rendah dan sentimen pasar crypto yang lesu perlu diwaspadai. Hold time rata-rata 58 hari menunjukkan holding pattern jangka menengah.
Meteora (MET) diperdagangkan di Rp2.794,13 dengan kapitalisasi pasar Rp1,47 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak. Token ini memiliki supply sirkulasi 54% dari total 1 juta token, dengan hold time rata-rata 7 hari. Indikator teknis seperti RSI netral namun ADX menunjukkan kekuatan tren bearish. Harga saat ini berada di antara support S1 (Rp2.744) dan pivot point (Rp2.926), mencerminkan tekanan jual jangka pendek.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada rebound dari support kuat di Rp2.463 jika momentum berbalik, namun investor harus waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas di pasar kripto Indonesia. Risiko utama termasuk fluktuasi harga tajam dan sensitivitas terhadap sentimen pasar global.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Audius (AUDIO) adalah protokol streaming musik terdesentralisasi yang awalnya dibangun di jaringan POA, tetapi sekarang dibangun di jaringan Solana. Audius bertujuan untuk menyelaraskan minat artis, penggemar, dan operator node melalui platformnya yang didukung oleh token AUDIO. Artis dapat mengunggah musik, disimpan dan didistribusikan oleh konten, yang dapat didengarkan penggemar secara gratis.
Selengkapnya di halaman AUDIO →Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →