Perbedaan Audius dan KAITO: Audius diperdagangkan di Rp212,54 (kapitalisasi pasar Rp307,13M, volume 24 jam Rp40,22M), sedangkan KAITO diperdagangkan di Rp7.540 (kapitalisasi pasar Rp1,83T, volume 24 jam Rp1,09T). Perbedaan utamanya: KAITO jauh lebih besar — sekitar 6× kapitalisasi pasar Audius, dan suplai KAITO dibatasi (241,4M / 1B KAITO (25%)), sedangkan Audius terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Audius selama 60 Hari dan KAITO selama 9 Hari.
| AUDIO | KAITO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp307,13M | Rp1,83T |
Volume (24h) | Rp40,22M | Rp1,09T |
Suplai yang Beredar | 1,4B AUDIO | 241,4M / 1B KAITO (25%) |
Typical Hold Time | 60 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Audius (AUDIO) adalah protokol streaming musik terdesentralisasi yang awalnya dibangun di jaringan POA, tetapi sekarang dibangun di jaringan Solana. Audius bertujuan untuk menyelaraskan minat artis, penggemar, dan operator node melalui platformnya yang didukung oleh token AUDIO. Artis dapat mengunggah musik, disimpan dan didistribusikan oleh konten, yang dapat didengarkan penggemar secara gratis.
Selengkapnya di halaman AUDIO →KAITO adalah token native sekaligus fondasi utama dari jaringan InfoFi yang didukung kecerdasan buatan (AI). Token ini menjalankan peran penting dalam menyelaraskan insentif, memberdayakan partisipan, dan mendorong pertumbuhan ekosistem InfoFi yang adil dan efisien.
Selengkapnya di halaman KAITO →