Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Audius dan The Graph: Audius diperdagangkan di Rp245,59 (kapitalisasi pasar Rp352,76M, volume 24 jam Rp493,5M), sedangkan The Graph diperdagangkan di Rp316,09 (kapitalisasi pasar Rp3,43T, volume 24 jam Rp239,34M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 9,7× kapitalisasi pasar Audius, dan suplai beredar Audius 1,4B AUDIO dibanding 10,9B GRT milik The Graph. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Audius selama 58 Hari dan The Graph selama 95 Hari.
| AUDIO | GRT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp352,76M | Rp3,43T |
Volume (24h) | Rp493,5M | Rp239,34M |
Suplai yang Beredar | 1,4B AUDIO | 10,9B GRT |
Typical Hold Time | 58 Hari | 95 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
AUDIO saat ini diperdagangkan di zona Rp247,52 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token ini menunjukkan tekanan jual jangka pendek dengan RSI 6 hari di level overbought 77,56. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa minggu terakhir. Market cap mencapai Rp357,25 juta dengan supply beredar 1,4 juta token.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan pada volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum teknis jika berhasil tembus resistance Rp255, sementara risiko likuiditas rendah dan sentimen pasar crypto yang lesu perlu diwaspadai. Hold time rata-rata 58 hari menunjukkan holding pattern jangka menengah.
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di Rp316,09 dengan kapitalisasi pasar Rp3,41 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat dengan 16 indikator jual versus 2 beli. Posisi harga berada di zona support kritis antara S2 (Rp314) dan S1 (Rp319), sementara RSI netral menunjukkan momentum lemah. Token ini memiliki waktu hold rata-rata 95 hari, mengindikasikan holding pattern jangka menengah di kalangan investor.
Outlook keseluruhan bearish dengan tekanan jual dominan, namun posisi dekat support kritis menawarkan peluang entry bagi trader jangka pendek. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan dari moving averages. Perhatikan level support Rp306 sebagai zona kritis untuk konfirmasi trend selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Audius (AUDIO) adalah protokol streaming musik terdesentralisasi yang awalnya dibangun di jaringan POA, tetapi sekarang dibangun di jaringan Solana. Audius bertujuan untuk menyelaraskan minat artis, penggemar, dan operator node melalui platformnya yang didukung oleh token AUDIO. Artis dapat mengunggah musik, disimpan dan didistribusikan oleh konten, yang dapat didengarkan penggemar secara gratis.
Selengkapnya di halaman AUDIO →The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →