Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Audius dan Epic Chain: Audius diperdagangkan di Rp243,97 (kapitalisasi pasar Rp352,09M, volume 24 jam Rp393,47M), sedangkan Epic Chain diperdagangkan di Rp5.743 (kapitalisasi pasar Rp193,06M, volume 24 jam Rp334,64M). Perbedaan utamanya: Audius lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Epic Chain dibatasi (33,6M / 33,6M EPIC (100%)), sedangkan Audius terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Audius selama 58 Hari dan Epic Chain selama 10 Hari.
| AUDIO | EPIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp352,09M | Rp193,06M |
Volume (24h) | Rp393,47M | Rp334,64M |
Suplai yang Beredar | 1,4B AUDIO | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) |
Typical Hold Time | 58 Hari | 10 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
AUDIO saat ini diperdagangkan di zona Rp247,52 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token ini menunjukkan tekanan jual jangka pendek dengan RSI 6 hari di level overbought 77,56. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa minggu terakhir. Market cap mencapai Rp357,25 juta dengan supply beredar 1,4 juta token.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan pada volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum teknis jika berhasil tembus resistance Rp255, sementara risiko likuiditas rendah dan sentimen pasar crypto yang lesu perlu diwaspadai. Hold time rata-rata 58 hari menunjukkan holding pattern jangka menengah.
Epic Chain saat ini diperdagangkan pada Rp6.109 dengan kapitalisasi pasar Rp204,73 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages. Token telah mencapai sirkulasi penuh 33,6 juta EPIC dengan hold time rata-rata 10 hari. Harga berada di zona support kritis antara S1 (Rp4.862) dan S2 (Rp3.601), sementara resistance terdekat di R1 (Rp8.489).
Outlook keseluruhan tetap bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada rebound dari support kuat, namun investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas dan tekanan jual berkelanjutan. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam periode terakhir.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Audius (AUDIO) adalah protokol streaming musik terdesentralisasi yang awalnya dibangun di jaringan POA, tetapi sekarang dibangun di jaringan Solana. Audius bertujuan untuk menyelaraskan minat artis, penggemar, dan operator node melalui platformnya yang didukung oleh token AUDIO. Artis dapat mengunggah musik, disimpan dan didistribusikan oleh konten, yang dapat didengarkan penggemar secara gratis.
Selengkapnya di halaman AUDIO →Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →