Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Audius dan Chromia: Audius diperdagangkan di Rp243,75 (kapitalisasi pasar Rp350,84M, volume 24 jam Rp253,32M), sedangkan Chromia diperdagangkan di Rp258,15 (kapitalisasi pasar Rp253,27M, volume 24 jam Rp34,4M). Perbedaan utamanya: Audius lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Chromia dibatasi (974,8M / 978,1M CHR (100%)), sedangkan Audius terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Audius selama 58 Hari dan Chromia selama 50 Hari.
| AUDIO | CHR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp350,84M | Rp253,27M |
Volume (24h) | Rp253,32M | Rp34,4M |
Suplai yang Beredar | 1,4B AUDIO | 974,8M / 978,1M CHR (100%) |
Typical Hold Time | 58 Hari | 50 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
AUDIO saat ini diperdagangkan di zona Rp247,52 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token ini menunjukkan tekanan jual jangka pendek dengan RSI 6 hari di level overbought 77,56. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa minggu terakhir. Market cap mencapai Rp357,25 juta dengan supply beredar 1,4 juta token.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan pada volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum teknis jika berhasil tembus resistance Rp255, sementara risiko likuiditas rendah dan sentimen pasar crypto yang lesu perlu diwaspadai. Hold time rata-rata 58 hari menunjukkan holding pattern jangka menengah.
CHR saat ini diperdagangkan di Rp257 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token berada dekat support S1 di Rp254 dengan resistensi terdekat di Rp273. Market cap Rp254,63M menunjukkan kapitalisasi kecil dengan volatilitas tinggi. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan akhir-akhir ini.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi karena kapitalisasi pasar kecil. Peluang ada jika berhasil mempertahankan support Rp254, namun investor harus waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya likuiditas di pasar IDR.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Audius (AUDIO) adalah protokol streaming musik terdesentralisasi yang awalnya dibangun di jaringan POA, tetapi sekarang dibangun di jaringan Solana. Audius bertujuan untuk menyelaraskan minat artis, penggemar, dan operator node melalui platformnya yang didukung oleh token AUDIO. Artis dapat mengunggah musik, disimpan dan didistribusikan oleh konten, yang dapat didengarkan penggemar secara gratis.
Selengkapnya di halaman AUDIO →Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →