Perbedaan Cosmos dan Gram: Cosmos diperdagangkan di Rp25.203 (kapitalisasi pasar Rp13,09T, volume 24 jam Rp298,54M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.938 (kapitalisasi pasar Rp66,17T, volume 24 jam Rp758,62M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 5,1× kapitalisasi pasar Cosmos, dan suplai beredar Cosmos 524,3M ATOM dibanding 2,8B GRAM milik Gram. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cosmos selama 59 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| ATOM | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp13,09T | Rp66,17T |
Volume (24h) | Rp298,54M | Rp758,62M |
Suplai yang Beredar | 524,3M ATOM | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 59 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ATOM (Cosmos) saat ini diperdagangkan di Rp25.317 dengan sinyal teknis bullish didukung moving averages. Token berada di zona pivot Rp25.286 dengan support kuat di Rp24.744 dan resistance di Rp25.674. Market cap mencapai Rp13,1 triliun dengan volume perdagangan stabil. RSI menunjukkan kondisi netral tanpa tekanan jual berlebihan. Hold time rata-rata 59 hari mengindikasikan keyakinan jangka menengah investor.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum bullish, namun investor perlu waspada volatilitas kripto dan risiko koreksi teknis. Peluang terletak pada adopsi ekosistem Cosmos yang terus berkembang, sementara risiko utama adalah sensitivitas terhadap sentimen pasar kripto secara keseluruhan dan fluktuasi likuiditas.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Cosmos adalah jaringan terdesentralisasi yang memungkinkan pertukaran data antara berbagai blockchain. Tujuannya adalah untuk menciptakan "internet of blockchain" yang menyelesaikan masalah skalabilitas dan interoperabilitas di blockchain.
Selengkapnya di halaman ATOM →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →