Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Cosmos dan Gram: Cosmos diperdagangkan di Rp27.802 (kapitalisasi pasar Rp14,65T, volume 24 jam Rp560,65M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp28.747 (kapitalisasi pasar Rp78,24T, volume 24 jam Rp2,03T). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 5,3× kapitalisasi pasar Cosmos, dan suplai beredar Cosmos 518,2M ATOM dibanding 2,7B GRAM milik Gram. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cosmos selama 58 Hari dan Gram selama 0 Hari.
| ATOM | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,65T | Rp78,24T |
Volume (24h) | Rp560,65M | Rp2,03T |
Suplai yang Beredar | 518,2M ATOM | 2,7B GRAM |
Typical Hold Time | 58 Hari | 0 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ATOM saat ini diperdagangkan di Rp27.802 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator menunjukkan kondisi netral. Token berada di zona support kritis dengan RSI 6 hari di level 77.22 mengindikasikan kondisi overbought jangka pendek. Harga saat ini berada di antara support S1 (Rp28.004) dan pivot point (Rp28.606), menunjukkan tekanan jual yang signifikan. Market cap mencapai Rp14,65 triliun dengan volume perdagangan yang perlu dipantau lebih lanjut.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dalam jangka pendek dengan peluang rebound jika mampu mempertahankan support kunci di Rp26.893. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan dari sinyal teknis. Investor perlu memantau breakout di atas resistance Rp29.115 untuk konfirmasi perubahan tren.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp28.713 dengan kapitalisasi pasar Rp77,12 triliun. Sinyal teknis menunjukkan netral dengan indikator moving average dan osilator yang berimbang. Harga berada di antara support S1 (Rp27.967) dan pivot point (Rp30.153), mengindikasikan konsolidasi jangka pendek. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan netral dengan potensi breakout jika harga mampu menembus resistance R1 (Rp31.301). Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan keterbatasan data fundamental. Investor perlu memantau volume perdagangan dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi arah tren selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Cosmos adalah jaringan terdesentralisasi yang memungkinkan pertukaran data antara berbagai blockchain. Tujuannya adalah untuk menciptakan "internet of blockchain" yang menyelesaikan masalah skalabilitas dan interoperabilitas di blockchain.
Selengkapnya di halaman ATOM →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →