Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Cosmos dan Blast: Cosmos diperdagangkan di Rp28.391 (kapitalisasi pasar Rp14,54T, volume 24 jam Rp567,16M), sedangkan Blast diperdagangkan di Rp4,76 (kapitalisasi pasar Rp308,8M, volume 24 jam Rp59,53M). Perbedaan utamanya: Cosmos jauh lebih besar — sekitar 47,1× kapitalisasi pasar Blast, dan suplai Blast dibatasi (64,9B / 100B BLAST (65%)), sedangkan Cosmos terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cosmos selama 58 Hari dan Blast selama 25 Hari.
| ATOM | BLAST | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,54T | Rp308,8M |
Volume (24h) | Rp567,16M | Rp59,53M |
Suplai yang Beredar | 518,2M ATOM | 64,9B / 100B BLAST (65%) |
Typical Hold Time | 58 Hari | 25 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ATOM (Cosmos) saat ini diperdagangkan pada Rp27.589 dengan kapitalisasi pasar Rp14,51 triliun. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual kuat, sementara osilator netral. RSI jangka pendek (77,22) mengindikasikan kondisi overbought. Harga berada di antara support S1 (Rp28.004) dan pivot point (Rp28.606). Rilis roadmap 2026 baru-baru ini memberikan harapan untuk peningkatan jaringan, meskipun sentimen pasar tetap hati-hati.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dalam jangka pendek. Peluang utama terletak pada eksekusi roadmap interoperability yang dijanjikan, sementara risiko termasuk volatilitas tinggi, tekanan jual teknis, dan ketidakpastian regulasi crypto. Investor harus memantau level support kunci dan perkembangan ekosistem.
BLAST saat ini diperdagangkan pada Rp4.9231 dengan kapitalisasi pasar Rp313,12 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari moving averages meski osilator netral. Token telah mencapai 65% dari total supply dengan rata-rata hold time 25 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun risiko volatilitas tinggi dan likuiditas rendah perlu diwaspadai. Investor disarankan memantau volume trading dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi trend.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Cosmos adalah jaringan terdesentralisasi yang memungkinkan pertukaran data antara berbagai blockchain. Tujuannya adalah untuk menciptakan "internet of blockchain" yang menyelesaikan masalah skalabilitas dan interoperabilitas di blockchain.
Selengkapnya di halaman ATOM →Blast adalah Layer 2 Ethereum pertama yang menghadirkan yield native untuk ETH dan stablecoin, berasal dari staking ETH dan protokol Real-World Asset (RWA). Berbeda dengan L2 lain yang memberi 0% yield, Blast menawarkan 3,4% untuk ETH dan 8% untuk stablecoin. Blast juga memberi builder akses ke yield native dan berbagi pendapatan gas, sehingga bisa menciptakan produk dan model bisnis yang lebih kompetitif.
Selengkapnya di halaman BLAST →